Selasa, 30 September 2014
ISU TERKAIT PERAWATAN HOLISTIK
hubungan pasien dan keluarga. Keluarga merupakan suatu sistem yang
dinamik.
- Dalam keadaan stress maka sistem keluarga cenderung mempertahankan
keseimbangan/ homeostasis
- Efek utama yang mempengaruhi: stress pada anggota keluarga, takut
terhadap kematian, reorganisasi peran keluarga
- Konsep Holisme
Holisme, bila ditelusuri dari akarnya berasaldari konsep Aristoteles
(filosof dari Yunani),Baruch Spinoza (filosof Belanda), dan WilliamJames
(filosof dan psikolog dari Amerika), yangberkaitan dengan pergerakan
Gestalt sebelumperang dunia
Konsep holisme selalu mengemukakan bahwa organisme merupakan satu
kesatuan yang utuh, bukan terbagi-bagi dalam bagian-bagian. Pikiran dan
tubuh bukan merupakanbagian yang terpisah, tetapi merupakan satubagian
yang utuh, dan apabila terjadi sesuatu pada salah satunya maka akan
berpengaruh pada keseluruhan.
Holisme adalah filsafat yang menganggap manusia sebagai suatu kesatuan
yang berfungsi dan bukan gabungan dari beberapa system Pikiran dan tubuh
bukan merupakan bagian yang terpisah, tetapi merupakan satu bagian yang
utuh, dan apabila terjadi sesuatu pada salah satunya maka akan
berpengaruh pada keseluruhan.
- Konsep Humanisme
Perkembangan psikologi humanistik tidaklepas dari pandangan psikologi
holistik dan humanistik. Pekembangan aliran-aliran behaviorisme dan
psikoanalisis yang sangatpesat di Amerika Serikat ternyata
merisaukanbeberapa pakar psikologi di negara itu. Mereka melihat bahwa
kedua aliran itumemandang manusia tidak lebih darikumpulan refleks dan
kumpulan naluri saja. Mereka juga menganggap kedua aliran itumemandang
manusia sebagai makhluk yang sudah ditentukan nasibnya, yaitu oleh
stimulus atau olehalam ketidak sadaran manusia
Dan yang tidak kalah penting,mereka berkesimpulan bahwa kedua aliran
itumenganggap manusia sebagai robot atausebagai makhluk yang pesimistik
dan penuh masalah.
Humanistik mengatakan bahwa manusiaadalah suatu ketunggalan yang
mengalami,menghayati dan pada dasarnya aktif, punya tujuan serta punya
harga diri. Karena itu,walaupun dalam penelitian boleh sajadilakukan
analisis rinci mengenai bagian-bagian dari jiwa manusia, namun dalam
penyimpulanya, manusia harus dikembalikan dalam kesatuan yang utuh.
Pandangan seperti ini adalah pandangan yang holistik.
Konsep humanisme yang diusung oleh Abraham Maslow mengemukakan bahwa
yang menentukan keberhargaan seorang manusia adalah kapasitas atau
kemampuannya untuk dapat merealisasikan diri. Teori humanistic percaya
bahwa manusia memiliki potensi diri untuk sehat dan kreatif, jika kita
mau menerima tanggung jawab bagi kehidupan dirikita sendiri. Menurut
Maslow dalam hirarki kebutuhan,manusia dapat mencapai puncak dari
kebutuhan yaitu aktualisasi diri jika kebutuhan-kebutuhan dasar sudah
terpenuhidengan baik. Kebutuhan-kebutuhan dasar tersebut adalah
kebutuhan fisiologis,kebutuhan rasa aman, kebutuhan dicintai dan
mencintai, dan kebutuhan akan harga diri.
Rogers berpendapat bahwa manusia dipandang dengan unconditional positive
regards. Pandangan ini selalu memandangbahwa manusia dapat berfungsi
secara utuh,sehingga pada akhirnya dapat menerima diri kemudian dapat
merealisasikan diri nya dengan baik.
Humanisme adalah suatu gerakan filosofis yang berfokus pada alam dan
hakikat manusia sebagai individu. Teori humanistik percaya bahwa manusia
memiliki potensi diri untuk sehat dan kreatif, jika kita mau menerima
tanggung jawab bagi kehidupan diri kita sendiri. Humanisme merupakan
salah satu gerakan filosofis utama yang melandasi teori-teori mutakhir
mengenai praktik keperawatan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar